PANDEMI,AGAMA DAN MORAL

PANDEMI,AGAMA DAN MORAL


Salam sejahtera bagi kita semua,semoga kita dalam keaadan yang sehat dan selalu bahagia.dalam tulisan pertama ini saya ingin membahas tentang moral dan agama dalam situasi pandemi.tentu seperti kita tau agama dan moral adalah dua hal yang saling berhubungan namun dalam pemaknaannya jelas berbeda.moral adalah tindak tanduk atau sifat yang di miliki manusia secara universal sedangan agama adalah suatu wadah yang mendidik manusia untuk bermoral baik.berikut adalah jabarannya dalam situasi pandemi.

AGAMA dalam situasi pandemi saat ini beberapa kali menjadi sorotan empuk di indonesia.sebab beberpa kali pandangan pemuka agama di indonesia menjadi sorotan,sebut saja yang paling populis di awal pandemi adalah argumentasi wapers kita tentang doa kunut sebagai penangkal covid19 di indonesia.dan juga selain itu ada pembatasan dalam perayan hari raya dalam agama manapun.seperti natal yang kurang hikmat karna berjalan daring,imlek yang sangat sepi tanpa barongsai di mall-mall,pelarangan ritual penyambutan hari raya nyepi dan yang paling di sorot adalah pelarangan mudik saat idul fitri.selain itu juga ada kebijakan penutupan tempat-tempat ibadah saat PSBB,PPKM dan istilah lainnya.dari sini kita bisa simpulkan bahwa agama sedikit kehilangan peran dalam penanganan covid19.mengapa begitu karna seharusnya dalam hal ini,agama diberi ruang yang cukup lebar untuk berkontribusi dalam penanganan covid19.seperti contohnya dalam agama islam seharusnya peran tokoh agama di libatkan saat sholat jenazah "tentu dengan prokes" atau juga media seharusnya pemuka agama di beri ruang untuk berpesan kepada umatnya masing-masing untuk siaga terhadap covid19.karna tidak di terapkannya hal seperti itu munculah pandangan-pandangan cacat logika yang mengkedepankan egoisme berkedok iman,seperti contohnya tidak mau memakai masker saat ibadah,menolak vaksinasi dan yang paling mirisnya menganggap bahwa peristiwa ini adalah konspirasi semata.sebenarnya dalam problematika agama dan penanganan pandemi yang paling dasar adalah kurangnya komunikasi yang baik antara pemuka agama dan petinggi penanganan covid19.

MORAL yang baik dalam situasi pandemi ini sangat di butuhkan untuk menjaga keselarasan hidup sembagai mahluk sosial.tapi dalam kenyataannya banyak sekali kecacatan moral di situasi pandemi seperti ini,seperti contohnya saat awal pandemi banyak yang memborong sembako tanpa memikirkan nasib orang lain,ada juga stigma masyarakat yang buruk pada orang terjangkit covid19,sampai tindak agresif petugas PPKM saat menutup dagangan UMKM di pinggir jalan dan masih banyak lagi kecacatan moral di situasi pandemi seperti ini.namun kita juga melihat masih banyak orang baik yang berbagi di saat pandemi saat ini.tidak kita pungkiri kecacatan moral yang terjadi adalah efek samping yang nyata adanya di situasi pandemi seperti ini.penyebab utamannya dalah kita bosan dengan situasi yang sangat tidak nyaman seperti ini.pengusaha takut bangkrut,buruh takut di PHK,mahasiswa dan pelajar tidak efektif belajar karna daring,ojek online sepi order karna PPKM,petugas lelah dan emosi karna jam kerja yang panjang dan masih banyak lagi faktor-faktor yang membuat kita menjadi individu yang cacat moral.semoga semua ini cepat berakhir dan kita semua kembali sehat dan bahagia.

 

-BIMA ANDRA SANGGORO

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AGAMA CINTA

PPKM DAN SISI GELAP MANUSIA